Atmosfer Kebahagiaan di Tengah Pandemi Covid-19

Atmosfer kebahagiaan kini tengah menyelimuti SMA Laboratorium UM. Pasalnya di tengah pandemi Covid-19 terdapat 24 siswa berhasil lolos dan masuk PTN melalui jalur SNMPTN dan SNMPN (8/4). Siswa yang berhasil lolos jalur SNMPTN sebanyak 18 siswa, sementara untuk jalur SNMPN sebanyak 6 siswa. “Usaha tidak akan mengkhianati hasil. Terima kasih atas kerja keras dan kesabaran Bapak/Ibu dalam membimbing anak-anak,” ungkap Rosdiana Amini, M.Pd selaku kepala sekolah melalui daring.

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) adalah momen yang paling dinantikan oleh siswa kelas XII di seluruh Indonesia, tidak terkecuali bagi siswa SMA Laboratorium UM. Proses pembukaan jalur undangan hingga pengumuman memakan waktu cukup panjang. Peserta SNMPTN memulai proses seleksi dengan membuat akun LTMPT (2/12) dan diumumkan pada tanggal 8 April 2020. Begitu juga jalur SNMPN mulai dibuka pendaftaran pada 6 Januari 2020 dan diumumkan pada 28 Maret 2020. Waktu yang cukup panjang antara pendaftaran dan pengumuman memberi cukup banyak waktu bagi peserta untuk memilih perguruan tinggi negeri yang paling diharapkan.

Tak kalah membahagiakannya terdapat siswa yang mampu menembus jalur beasiswa luar negeri yaitu di University of Toronto, Canada. “Sekolah akan senantiasa berusaha semaksimal mungkin untuk terus memberikan motivasi dan kesempatan kepada semua siswa untuk masuk jalur undangan baik melalui SNMPTN, SNMPN maupun SPAN-PTKIN,” jelas Deddy Setiawan, M.Pd, wakasek kurikulum SMA Laboratorium UM. Jalur undangan adalah salah satu jalur masuk PTN yang sangat bagus. “Pada tahun ini, terdapat sitem baru untuk jalur undangan di mana sekolah berakreditasi ‘A’ memiliki peluang mengirimkan 40 persen siswa terbaik di sekolahnya,” tambahnya.

Lebih lanjut Deddy juga menjelaskan sistem baru tersebut membuat sekolah terus berupaya meningkatkan berbagai strategi jitu agar jumlah siswa yang lolos bisa terus mengalami peningkatan. “Seleksi masuk PTN melalui jalur undangan akan senantiasa ditingkatkan sebagai salah satu upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah,” imbuhnya.

Inka Dwitasari (XII IPA 1), salah satu siswa yang lolos jalur ini merasa tertantang dengan sistem baru ini. “Jalur undangan tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena kuotanya lebih banyak dan pengumumannya cepat sehingga saya bisa segera membuat plan B jika seandainya saya tidak diterima,” jelasnya. Begitu juga Anindya Hana Nararya (XII IIB 1) yang berhasil lolos SNMPTN dan mendapat jalur beasiswa luar negeri mengaku sangat senang dengan adanya jalur SNMPTN ini. (Yud/Tia/Dev).