Bersama ETA-AMINEF Eksplorasi Pembelajaran “Cause and Effect”

Mengeksplorasi materi pembelajaran “Cause and Effect” yang disajikan oleh Sri Hariyati dan Shannon Pinzon dari ETA Aminef,  memberi warna baru dalam pembelajaran bahasa Inggris yang dilaksanakan pada minggu pertama dan kedua  bulan Februari 2020 ini.  Materi  pembelajaran “Cause and Effect”  membahas tentang bagaimana mengungkapkan makna “sebab dan akibat” dalam bahasa Inggris.

Sementara itu, kompetensi dasar yang ingin dicapai adalah siswa mampu menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan   terkait hubungan sebab akibat  dan juga mampu menyusun teks sesuai konteks penggunaannya.

Pada minggu pertama dan kedua di bulan Februari  2020, Sri dan Shannon, native speaker Amerika yang merupakan ETA Aminef, melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan topik “Cause and Effect”.   Dalam melakukan kegiatan mengajar, Sri dan Shannon melakukan kolaborasi dalam mengajar dimana Sri, guru utama, mendapat asistensi dari native speaker, Shannon.

Sistematika pembelajaran diawali dengan warming up atau pemanasan oleh Shannon yang bertujuan untuk membangkitkan energi baru dan suasana ceria di awal pembelajaran. Kegiatan ini berupa permainan game tentang vocabulary selama kurang lebih 10 menit.  Salah satu game untuk pemanasan yang sudah dilaksanakan antara lain “Menemukan kosa kata”, game ini dengan berkompetisi antar kelompok. Tiap kelompok memacu kecepatan dalam menemukan kosa kata bahasa Inggris untuk nama makanan, tempat, pekerjaan dan kata benda yang diawali dengan huruf  huruf tertentu.  Menurut Sri, pemanasan pembelajaran ini mampu membangun konsentrasi siswa untuk memulai belajar bahasa Inggris dengan penuh keceriaan.

Pada menit berikutnya Sri, sebagai guru utama menyampaikan apersepsi pembelajaran dengan menyampaian tema dan tujuan pembelajaran tentang “Cause and Effect” (sebab-akibat), dengan menayangkan foto-foto antara lain fenomena banjir di suatu tempat, kemacetan lalu lintas, orang yang berlari tergesa-gesa. Dari gambar tersebut, siswa diberi contoh kalimat yang bermakna sebab-akibat, dengan menggunakan kata sambung because, because of dan due to.

Selanjutnya pada kegiatan inti dalam dua kali pertemuan, model pembelajaran yang disampaikan adalah (1) matching sentences dan (2) finding effects. Pada pembelajaran dengan model matching clauses, Bu Sri dan Shannon menyiapkan kalimat-kalimat yang diacak dengan makna “Cause and Effect”.  Setiap siswa mendapat potongan kertas yang berisi kalimat bermakna sebab atau akibat. Kemudian mereka akan berkeliling ke teman-temannya mencari “jodoh” kalimat tersebut.  Bila siswa sudah bertemu teman yang memiliki kalimat sesuai dengan makna sebab-akibatnya maka  mereka akan membacakan kalimat mereka di depan kelas.

Selanjutnya, dengan tema yang masih sama yaitu Cause and Effect (Sebab-Akibat),  Bu Sri dan Shannon mengimplementasikan  model pembelajaran Finding Effect. Guru menyiapkan media pembelajaran berupa kertas gambar ukuran A3, spidol dan lem. Kemudian siswa diminta membentuk kelompok yang terdiri dari 4 sampai 5 siswa. Tugas kelompok  adalah membuat kalimat yang bermakna effects (akibat) dilengkapi dengan diagram  bergambar dan diwarnai, kalimat effect merujuk pada gambar yang merupakan  cause (sebab) yang diberikan guru pada tiap-tiap kelompok. Gambar cause tersebut ditempel di tengah-tengah kertas gambar. Tiap kelompok diminta mencari minimal 5 akibat dari kondisi cause yang ada dalam bentuk gambar.  Tujuan dari model pembelajaran Finding Effects ini adalah untuk menggali kemampuan berpikir kritis siswa dan juga ketrampilan membuat kalimat berbahasa Inggris untuk makna cause and effect dengan kata sambung because, because of dan due to.

Sri menambahkan bahwa model pembelajaran Finding Effects juga menarik dan menantang berikir HOT (Higher Order Thinking) karena kegiatan belajar ini dipenuhi dengan kegiatan analisis “sebab” yang ditampilkan dalam foto sebuah fenomena peristiwa, kemudian siswa dipacu untuk berpikir keras dalam menemukan berbagai “akibat” dari “sebab” pada gambar tersebut, sekaligus siswa harus membuat ilustrasi gambar sederhana tentang akibat dari sebab tersebut.  Kegiatan ini bisa melatih siswa untuk menerapkan ide dengan cara visual  yaitu menggambar dan ketrampilan membentuk kalimat dengan makna sebab-akibat. (sri)