Enterpreneur Muda: Asah Skill dan Kreativitas

Ujian praktik merupakan bagian dari Ujian Sekolah yang wajib diikuti oleh seluruh peserta didik sebagai syarat kelulusan dan untuk mengaplikasikan seluruh teori yang telah dipelajari. Ada yang istimewa pada kegiatan ujian kali ini dengan munculnya praktik pada mata pelajaran Prakaya dan Kewirausahaan. Tema yang diusung pada ujian PDK adalah “Kerajinan Fungsional Berbentuk Bangun Ruang”.  Sebelum pelaksanaan ujian, peserta didik diminta membuat proposal . Hal ini bertujuan untuk mengasah kemampuan menyusun perencanaan sebuah produk. Selanjutnya dalam kurun waktu 120 menit peserta didik secara individu membuat produk 3 dimensi yang sesuai dengan proposal perencanaan. Fasril Vaudhi, S.Pd guru PDK sebagai salah satu tim penilai menyampaikan banyak produk baru yang dihasilkan dari ide/kreativitas peserta didik. Hasil karya yang dibuat tidak hanya menarik namun juga mempunyai nilai jual.

Selain itu, untuk memperkuat pendidikan karakter pada mata pelajaran pendidikan Agama konsentrasi ujian pada praktik shalat jenazah.  Tujuan yang diharapkan peserta didik mampu menerapkan kegiatan tersebut di masyarakat pada saat ada tetangga, saudara ataupun teman yang meninggal.

Pada mata pelajaran bahasa Indonesia peserta didik diuji kemampuannya dalam berpidato. Hal ini dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan presentasi yang baik serta mencetak pembicara yang handal.   Disamping itu dengan praktik pidato, dapat meningkatkan rasa percaya diri ketika berbicara di depan umum. Saat ini kemampuan berbicara (communication skills) sangat diperlukan dan dapat memberikan nilai tambah bagi peserta didik.  (kur/edg)