Gaya Lego Block Kuatkan Pembelajaran Abad 21

Kehadiran pakar Lesson Study dari Jepang Ryo Suzuki sebagai narasumber workshop semakin membuka wawasan para guru SMA Laboratorium UM (27/09). Workshop dengan judul “Peningkatan Kemampuan Guru dalam Merumuskan Tujuan Pembelajaran Abad 21” ini mengelaborasi pentingnya menciptakan Learning Community dalam pembelajaran. “Kemampuan menganyam data atau “gaya Lego block” perlu dilatihkan pada siswa,” jelas Ryo.

Menurutnya gaya Lego Block lebih mengarah pada proses mengatasi masalah sehingga benar-benar menjamin hak siswa untuk belajar dengan model jawaban kepuasan. Dari sisi membangun karakter siswa, gaya ini mampu menghadirkan suasana relasi saling mendengar dan menghormati antara guru dengan siswa. “Siswa belajar dengan bebas dan guru berperan sebagai fasilitator,” tambahnya.

Sebagaimana disampaikan Wakasek Kurikulum Deddy Setiawan,M.Pd workshop ini semakin menguatkan tekat guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran Sekolah (MGMPS) untuk terus melakukan kegiatan  Lesson Study. “Peran dan fungsi guru dalam pembelajaran sangat strategis,” tegas Deddy.

Sementara itu, ketua tim Lesson Study, Evi Fatmawati, M.Pd menyampaikan workshop ini merupakan upaya  untuk menguatkan pemahaman tentang Lesson Study bagi para guru. “Mulai tahun ini Lesson Study dijadwalkan untuk semua guru mata pelajaran,” jelasnya. Sehingga diundangnya Ryo Suzuki karena Jepang merupakan negara asal Lesson Study yang sudah sangat lama menerapkan metode ini. Apalagi pendidikan di Jepang sangat maju dan berhasil, sehingga dengan workshop ini, guru diharapkan semakin memahami tujuan pembelajaran di abad 21.

Kepala sekolah Rosdiana Amini, M.Pd menekankan kesuksesan pelaksanaan Lesson Study bersumber dari kesungguhan semua guru mata pelajaran dalam melaksanakan kegiatan ini. Jangan terlalu lama antara pelaksanaan pembuatan chapter design dan do-nya agar materi pembelajaran tetap up to date. “Bapak dan ibu guru harus disiplin melaksanakan semua tahapan Lesson Study, dengan demikian manfaatnya dapat dirasakan,” ungkapnya. (sri/vic).