Grand Final Putra-putri Berkarakter

Grand final pemilihan putra-putri berkarakter tahun kedua di Graha Cakrawala (26/10) akhirnya menobatkan M. Nizam Taufiqul Hakim dan Elsa Hedya Kusumaningtyas sebagai juara 1 putra dan putri. Masing-masing berasal dari kelas X IPS 1 dan XI IPA 1. Keduanya berhasil memukau dewan juri dengan jawaban-jawaban yang dilontarkan sewaktu sesi tanya jawab. Penilaian proses selama di sekolah pun juga menjadi pertimbangan tim penilai sehingga gelar tersebut bisa mereka pegang. Pagelaran ini pun sukses mendapat sambutan yang baik dari masyarakat dan mitra dari SMA Laboratorium UM sehingga mengapresiasinya dengan hadiah yang luar biasa berupa trip perjalanan wisata ke luar negeri untuk juara 1. “Sebagai bentuk apresiasi dari pihak sekolah dan mitra, Juara 1 putra dan putri berhak mendapat hadiah paket wisata ke Malaysia dan Singapura serta hadiah hiburan lainnya,” ujar  Kepala Sekolah Rosdiana Amini, M. Pd.

Sementara itu, Gusti Linggan Alfais (XI ICP) dan Shafa Difani Amalia Aziza (X IPS 1) menyabet juara kedua. Sedangkan Fahimatullah Putra Dewanto (X ICP) dan Rania Anindya Pratiwi (X IBB) berhasil menduduki peringkat 3. Pada pagelaran tersebut, juga menobatkan Fahimatullah Putra Dewanto (X ICP) dan Rania Anindya Pratiwi (X IBB) sebagai putra-putri karakter terfavorit dengan perolehan likes di Instagram yang paling banyak.

Rosdiana menjelaskan mereka pantas menjadi juara mengingat seleksi yang telah dijalani selama 1,5 bulan dengan berbagai proses dan seleksi yang ketat. Sejumlah 40 peserta awal yang terdiri dari perwakilan masing-masing kelas X dan XI. Dalam masa seleksi, mereka mendapatkan pembekalan yang luar biasa antara lain kelas public speaking, make –up, dan koreo. Ke-40 peserta ini kemudian disaring menjadi 20 peserta yang memasuki babak semifinal. Lalu dari semifinal itulah diseleksi lagi sehingga menyisakan 6 pasang atau 12 peserta yang mengikuti tahap grand final. Dalam prosesnya, mereka “dipantau” oleh semua warga sekolah.  “Jika ada peserta yang melakukan tindakan kurang terpuji maka dia akan mendapat catatan tersendiri,” tambah Rosdiana.

Dikatakannya, pemilihan putra-putri berkarakter berbeda dengan pemilihan pada umumnya. Rosdiana memaparkan bahwa setiap peserta harus memiliki karakter yang baik dalam bersikap dan berperilaku. “Bukan hanya sekedar wajah yang cantik ataupun ganteng saja, tetapi,  menjadi pribadi yang bertaqwa kepada Tuhan  YME,” ungkapnya.

Para pemenang  yang sudah terpilih selanjutnya akan segera bergabung dalam paguyuban duta putra putri karakter tahun sebelumnya. Mereka akan mendiskusikan dan melakukan revisi program kerja ke depan. Segala macam program yang akan dibentuk tentu berorientasi untuk membantu terwujudnya karakter unggul di lingkungan SMA Laboratorium UM untuk kedepannya. Program kerja yang mereka susun haruslah yang mengunggulkan pendidikan karakter dan menjunjung nilai kemanusiaan yang tinggi.  Dalam perjalannya, putra – putri berkarakter ini juga akan terus mendapat evaluasi dari sekolah agar keberadaanya bisa memberikan manfaat yang baik untuk lingkungan “Program kerja nyata yang mampu menunjukkan karakter unggul tentunya harus segera terwujud,” jelas Rosdiana. (tia/vic/prb)