Jumlah Siswa Masuk SNMPTN Melonjak

Pandemi covid-19 tidak menurunkan semangat siswa SMA Laboratorium UM melanjutkan studi di perguruan tinggi.  Terbukti 42 dari 128 siswa yang eligible atau memenuhi syarat LTMPT berhasil diterima melalui jalur SNMPTN. Jika dibandingkan tahun lalu, yang yang diterima hanya 18 siswa. Sebuah peningkatan yang cukup signifikan, hampir tiga kali lipat.  “Semua ini tidak lepas dari dukungan Bapak Ibu guru,” ungkap Kepala Sekolah Rosdiana Amini, M.Pd.

Secara rinci Rosdiana menambahkan prestasi ini merupakan serangkaian kegiatan menuju universitas. Mulai dari pemberian gambaran tentang Universitas Negeri, pengenalan tujuan setelah lulus dari SMA terutama bagi yang ingin melakukan studi lanjut, hingga penyediaan ruang konsultasi. Hal senada disampaikan Waka Kurikulum Deddy Setiawan, M.Pd. Menurutnya peningkatan ini merupakan upaya secara terstruktur. “Anak-anak mendapatkan pengarahan via zoom, mengetahui record alumni, dan memantau penyebaran prodi untuk meminimalisir pemilihan prodi yang sama,” tambahnya.

Sementara Annisa Avrilia (XII IPA 4) merasa senang sekali berhasil lolos  dan dinyatakan lolos sebagai calon mahasiswa jurusan Teknik Elektro UM. “Saya harap adik-adik lebih giat belajar dan memahami pilihan  jurusan dan prospeknya, serta memperhatikan keunggulan nilai raport,” pesan Annisa kepada adik kelasnya yang masih duduk di kelas X dan XI.

Di sisi lain, Baruna Rare (XII IBB), siswa yang lolos eligible tetapi tidak dinyatakan lolos mengungkapkan kekecewaannya. Meskipun ada rasa senang dan bangga diawal karena dinyatakan lolos. Dia menyadari dari awal jika dinyatakan eligible tidak menjamin lolos SNMPTN. Tetapi dari situ dia harus bangun dari keterpurukan dan lepas dari rasa sedih untuk kembali berjuang di UTBK-SBMPTN. Baruna perpesan kepada adik-adiknya untuk terus berpikir maju dan tidak terjebak dalam keputusasaan yang terlalu lama. “kalian harus membuat alternatif dalam memikirkan masa depan,” pesannya. (ana/sri/vic)