Integritas Siswa Kelas XII Ikuti USP-BKS Daring

Pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir di kota Malang menjadikan pelaksanaan Ujian Satuan Pendidikan Berbasis Komputer dan Smartphone (USP-BKS) tahun ini dilaksanakan secara daring. Kegiatan ini berlangsung dari 1 hingga 9 Maret 2021.  Diawali dengan berbagai persiapan, yaitu penerapan pakta spiritual dan integritas. Persiapan spiritual dilakukan dengan istighosah dan doa bersama yang dibimbing oleh Ust. H. Umar Faruq, S.Hum, M.Pd.  “Melalui media  daring, kegiatan ini diikuti oleh segenap guru, karyawan, siswa beserta orang tua untuk memberi dukungan dan doa agar USP siswa kelas XII berjalan lancar,” harap Kepala SMA Laboratorium UM Rosdiana Amini, M.Pd.

Lebih jauh, Waka Kurikulum Deddy Setiawan, M.Pd mengungkapkan meskipun USP dilaksanakan secara daring, jangan sampai hakikat utama ujian dihilangkan, salah satunya adalah integritas peserta didik.  Dengan kata lain, siswa kelas XII wajib mengumpulkan form pakta integritas yang berisi pernyataan untuk memenuhi tata tertib peserta USP dan mengerjakan USP dengan penuh kesungguhan, kejujuran, dan kemandirian. “Pakta integritas adalah salah satu upaya agar pelaksanaan ujian di rumah masing-masing bisa berjalan dengan baik,” tegas Deddy.

Menurut Deddy, pihak sekolah betul-betul mengawasi jalannya ujian secara maksimal. Ketepatan waktu login siswa hingga waktu pengerjaan soal USP. Tujuannya untuk memotivasi siswa agar mengerjakan USP dengan serius dan sungguh-sungguh. “Pakta integritas ini mendorong saya untuk menjalankan ujian sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, memotivasi kemandirian dan kejujuran dalam mengerjakan USP,” ungkap Ellora Widyana dari XII MIPA 4.

Sementara Claresta, siswi kelas XII IBB mendukung adanya pakta integritas sebagai langkah baik, di mana siswa wajib menetapi ikrarnya untuk mengikuti USP dengan sungguh-sungguh dan menjunjung integritas yang telah disepakati siswa, orang tua, dan sekolah. Dengan menjunjung tinggi integritas bersama, motto ujian “prestasi penting, jujur yang lebih utama” dapat terealisasikan dalam pelaksanaan ujian ini. (gara/sri/vic)