Kurangi Sampah Plastik dengan Besek, Tingkatkan Kepedulian dengan Berbagi

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1440 H tahun ini sedikit berbeda lantaran sekolah membagi 927 daging kurban yang dimasukkan ke dalam besek atau wadah terbuat dari bambu (12/11). SMA Laboratorium UM sengaja tidak menggunakan kantong plastik sebagai wadah daging kurban. Hal ini menjadi program sekolah yang sudah berjalan selama dua tahun terakhir. Sekaligus menanggapi imbauan dari pemerintah pusat untuk mengurangi sampah kantong plastik pembungkus daging kurban. “Besek kami nilai lebih ramah lingkungan,” ujar Wakasek Kesiswaan Moch. Kbabib Shaleh, M.Pd.

Kbabib menjelaskan daging tidak langsung dimasukkan ke dalam besek tetapi diberi alas daun pisang terlebih dahulu. Lagipula pemanfaatan sumber daya alam seperti bambu dan daun pisang  menjadikan daging lebih harum. Harapannya orang yang menerima daging senang karena daging masih dalam kondisi segar.

Lebih lanjut Khabib menambahkan pada tahun ini sekolah menyembelih 3 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Penyembelihan dipercayakan kepada RPH (Rumah Penyembelihan Hewan). Sedangkan memotong, menimbang, memasukkan daging dalam besek dan membagi daging kurban dilakukan beberapa guru, BDI, dan OSIS di halaman sekolah sejak pagi hingga sore hari. “Daging kurban kami bagikan kepada masyarakat sekitar dan beberapa wilayah seperti Baran Wonokoyo, Wendit, Ngebruk, Krebet dan Tunggulwulung,” tambah Khabib.

“Pembagian hewan kurban ini melengkapi kegiatan manasik haji,” terangnya.  Dikatakannya manasik Haji berlangsung pada hari Jumat (9/8) di lapangan Lanal yang diikuti 298 siswa muslim kelas X. Terik panas matahari pada siang itu tidak membuat luntur semangat mereka. Terbukti 10 rombongan ‘haji remaja’ dengan tertib dan hikmad mengikuti proses tatacara berhaji yang dipandu oleh enam pembimbing dari TIM KBIH Universitas Negeri Malang pimpinan Dr. Moh. Khasairi, M.Pd. (izz/vic)