Mengenal Lebih Dekat Kampus Solo

Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Institut Kesenian Indonesia (ISI) Surakarta terasa begitu mengesankan bagi 287 siswa kelas XII SMA Laboratorium UM (4/10). Pasalnya, kedua kampus yang berada di kota Solo ini mampu menghipnotis para siswa untuk tidak beranjak dari tempat walaupun acara lebih panjang dari yang direncanakan.

Kepala Sekolah Rosdiana Amini, M.Pd mengganggap perlunya studi kampus agar para siswa memperoleh wawasan studi lanjut ke perguruan tinggi. Dipilihnya Solo sebagai bagian dari Studi Kampus di luar Malang cukup beralasan. Belum satupun alumni SMA Laboratorium UM berpikiran kuliah di kota ini. “Sekolah ingin membuka mindset siswa dan orang tua tentang perguruan tinggi berkualitas di luar Malang dan Jatim,” ungkap Rosdiana dalam sambutannya di auditorium utama UNS.

Sebagaimana yang disampaikan Kasubag Sistem Informasi Kehumasan Internal Ir. Tardi Mugiyono, MA, sampai saat ini UNS memiliki banyak keunggulan dan layak bersanding  dengan sederetan perguruan tinggi senior papan atas. “UNS selalu di posisi sepuluh besar universitas terbaik di Indonesia,” tambahnya. Sejak Agustus 2018, lembaga pemeringkat Internasional uniRank menempatkan UNS di urutan ketiga nasional. Asia berada di urutan 120 dalam Top 200 Universities in Asia, dan 588 dari universitas seluruh dunia.

Dalam paparannya dia memberi “bocoran” bagaimana bisa masuk UNS melalui 3 jalur yang disediakan. Selain memberi ruang kepada para hafidz Qur’an untuk masuk kampus ini melalui jalur SNMPTN, UNS menerapkan biaya UKT yang merakyat. Artinya biaya pendidikan disesuaikan dengan pendapatan orang tua. Menariknya, UNS juga memiliki jurusan Psikologi yang masuk dalam rumpun saintek dan satu-satunya universitas yang memiliki museum sejarah dalam kampus.

Dalam kunjungan kampus selanjutnya, seluruh siswa beserta 16 guru pendamping menuju kampus I ISI Surakarta. Sentuhan seni mulai terasa saat memasuki Gedung Aula Teater besar berkapasitas 500 penonton. Rombongan disambut dengan suguhan video profil layaknya menonton bioskop.

Kepala Subbag Hukum dan Tata Laksana Esha Karwinarno mengenalkan bahwa kampus di bawah naungan Kemenristek ini memiliki 2 fakultas. Fakultas Seni Rupa dan Desain memiliki 8 prodi. Diantaranya Kriya Seni, Televisi dan Film, Seni Rupa Murni, Design Interior, Design Komunikas Visual, Seni Fotografi, Seni Batik, serta Keris dan Senjata Tradional. Sementara Fakultas Seni Pertunjukan terdapat 5 pilihan Prodi Seni yaitu Karawitan, Pendalangan, Tari, Etnomusikologi, dan Teater.

“Ketika Anda ingin memperdalam ilmu seni dan ingin lebih mengembangkan seni, kuliah lah di institut seni,” ujar Esha. Dikatakannya, dengan seni mahasiswa atau lulusannya akan tetap dapat berpenghasilan. Hal itu dicontohkan alumni sekaligus dosen Koreografi ISI Surakarta Eko Supriyanto, telah dipercaya menjadi koreografer pada event pembukaan ASIAN Games kemarin.

Seperti layaknya kampus negeri lainnya, Esha menjelaskan untuk masuk perguruan tinggi ini dapat memilih jalur SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri.  Serta masih ada satu jalur yang berbeda, jalur kerja sama dengan Pemda dan Pemkab se-Indonesia. Kesempatan ini cukup menggembirakan mengingat banyak siswa SMA Laboratorium UM memiliki potensi seni. Terbukti tidak sedikit dari mereka berhasil mengukir prestasi hingga tingkat nasional dan internasional. (vic/frd/bdl)