MPLS 2020: Berbeda Format Tetap Berkesan

Sebanyak 253 siswa baru mengikuti giat MPLS (Masa Pengenalan Kehidupan Sekolah) tahun ajaran 2020/2021. Kegiatan yang dikemas secara berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tetap tidak kehilangan daya sakralnya. Siswa baru datang bergantian ke sekolah untuk pembekalan materi dari manajemen sekolah. “Pandemi tak menyurutkan kreativitas sekolah dalam melaksanakan MPLS, walau hanya bersua dua kali,” ungkap Rosdiana Amini, M. Pd. selaku kepala sekolah.

M. Khabib Shaleh, M. Pd., ketua pelaksana kegiatan, mengatakan bahwa kegiatan berlangsung selama 6 hari. Kegiatan yang dikemas secara luring dan daring dimulai tanggal 13 hingga 18 Juli 2020. “Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari siswa baru, terlihat semangat mereka pada saat luring begitu membara,” tambahnya.

Meski secara luring, kegiatan ini dilaksanakan bertahap dengan durasi tidak lebih dari dua jam sesuai protokol kesehatan. Sebelum masuk sekolah, para siswa baru harus memakai masker, mencuci tangan, dan pengecekan suhu tubuh. “Protokol ini ditegakkan dengan sungguh-sungguh agar terciptanya rasa nyaman, aman, dan terhindar dari Covid-19,” ungkap Rosdiana Amini, M. Pd. Materi yang disampaikan oleh jajaran manajemen sekolah seputar tata tertib, SOP pembekalan jarak jauh, dan perkenalan wali kelas. “Begitu materi selesai, para siswa baru menuju komputer untuk mengisi dapodik secara bergiliran dengan menerapkan social distancing, dilanjutkan pulang,” imbuhnya.

Hari Rabu, 15 Juli 2020, para siswa baru mendapat jeda sehari untuk bebas agenda MPLS dan bersiap melaksanakan kegiatan daring di hari Kamis hingga Sabtu melalui channel Youtube Official SMA Laboratorium UM. Pada hari Kamis, disampaikan beberapa materi, di antaranya ‘Bela Negara’ oleh Koramil, ‘Taat Lalu Lintas’ oleh Polsek Klojen, dan ‘Lesson Study’ oleh tim pengembang sekolah. Sebagai kegiatan pamungkas, mereka diwajibkan merangkum dan mengumpulkan kepada panitia setiap harinya pukul 15.30 WIB.

Sementara itu, materi untuk hari Jumat adalah ‘Pornografi dan Narkoba’ oleh BNN Kota Malang dan ‘Ekstrakurikuler’ oleh pembina ekstrakurikuler sekolah, dilanjutkan hari Sabtunya, materi secara langsung disampaikan oleh ketua pelaksana sekaligus wakasek Kesiswaan, M. Khabib Shaleh, M. Pd., tentang ‘Literasi’ dan materi ‘Pengenalan Probis UM’ disampaikan oleh dosen dari program yang bersangkutan.

Rosdiana menjelaskan semua kegiatan dilaksanakan dengan maksimal dan penuh dengan pertimbangan, apalagi di era pandemi ini. “Semoga dengan terlaksananya kegiatan MPLS ini, para siswa baru dapat mengenal sekolah dengan baik serta membawa nama baik sekolah untuk terbang tinggi dengan prestasi dan kreativitas mereka,” tandasnya. (prb/dev/fia)