Outdoor Learning: Jogja Istimewa

Sebanyak 7 bus mengantarkan siswa kelas XI dari semua jurusan mengikuti Outdoor Learning ke Yogyakarta. Hari Kamis pagi, 1 Februari 2018 rombongan sampai di RM Firdaus yang berada di daerah Sewon, Bantul. Peserta kegiatan melakukan bersih diri dan sarapan untuk selanjutnya menuju tempat yang telah ditentukan yaitu Jogja TV untuk siswa jurusan IBB, Gerabah Kasongan untuk jurusan IPS, dan kerajinan kulit Manding, Bantul untuk siswa jurusan MIPA.

Siswa jurusan IBB mendapatkan ilmu tentang bagaimana cara mendalami dunia jurnalistik dengan baik dan benar. Selain mendapatkan ilmu yang berguna bagi mereka ke depannya. Juga, mereka berkesempatan ntuk ikut serta dalam kegiatan liveshow Klitikan.

Beralih ke jurusan IPS, jurusan yang terdiri dari 4 kelas ini mempelajari cara pembuatan berbagai kerajinan gerabah dari tanah liat berikut dengan informasi pemasarannya yang sudah sampai ke luar negeri. Kesempatan tersebut sekaligus menjadi arena workshop karena mereka bisa mencoba membuat gerabah sendiri.

Sedangkan program MIPA berkunjung ke pabrik kulit Manding, Bantul untuk mengetahui secara langsung bagaimana pengolahan kulit menjadi aneka barang yang memiliki nilai ekonomis tinggi seperti sepatu, tas, atau dompet. Di Manding tersebut, peserta kegiatan termasuk bapak/ibu guru pendamping juga membeli beberapa souvenir sebagai oleh-oleh.

Pukul 12.00 WIB semua peserta kembali berkumpul di RM Numani yang masih berada di kawasan Bantul untuk ishoma. Kemudian berlanjut kunjungan ke Universitas Islam Indonesia (UII) yang berada di kawasan Kaliurang, Sleman. Perjalanan ini menempuh waktu 1 jam dan sampai di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB. Cuaca hujan deras mengiringi peserta kegiatan ketika memasuki auditorium Prof. Dr. Abdulkahar Mudzakkir. Materi berupa pengenalan kampus dan tanya jawab menjadi menu kunjungan tersebut.

Selanjutnya peserta menuju ke kompleks D’Arca di Jalan Veteran, Umbulharjo, Kota Yogyakarta untuk melihat berbagai karya seni baik patung maupun spot fotografi. Di tempat tersebut, peserta banyak mengambil foto yang ikonik. Kunjungan tersebut berakhir tepat pukul 18.00 WIB.

Kunjungan terakhir, yaitu tempat yang menjadi primadona Kota Yogyakarta yaitu Jalan Malioboro. Kesempatan ini dimanfaatkan peserta untuk berbelanja berbagai barang yang mereka inginkan. Hujan yang mengguyur kawasan tersebut tidak berpengaruh terhadap keriangan mereka menyusuri kawasan Yogyakarta paling semarak tersebut.

Pukul 20.30 WIB, peserta sudah kembali memasuki bus masing-masing untuk melanjutkan perjalanan pulang menuju Malang. Sebelumnya mereka singgah di Toko Oleh-oleh Bakpia 25 dan makan malam di RM Grafika daerah Prambanan dan bertolak menuju Malang dengan membawa banyak ilmu dan kenangan tentang kegiatan Outdoor Learning 2018.(prb/vic)