Peringatan IEW Kobarkan Semangat Kuliah di Luar Negeri

Peringatan International Education Week (IEW) mulai 18 hingga 22 November 2019 terasa sangat berarti bagi siswa SMA Laboratorium UM (22/11). Betapa tidak, minat peserta ternyata melebihi dari kuota yang disediakan. “Workshop membahas bagaimana mendapatkan beasiswa ke luar negeri dibagi dalam 3 sesi agar semua peserta yang mendaftarkan diri mendapat kesempatan memperoleh informasi langsung dari sumbernya,” ujar Wakasek Humas Dra. Jumiati M.Pd.

Jumiati menambahkan  membludaknya jumlah peserta workshop ini tidak lepas dari keberhasilan beberapa alumni SMA Laboratorium UM mendapat beasiswa di luar negeri. “Mereka ingin mengikuti jejak kakak kelasnya,” jelasnya. Apalagi saat ini sekolah sedang menjalin kerjasama dengan AMINEF yaitu dengan adanya guru bahasa Inggris dari Amerika Serikat, Shannon Pinzon, selama satu tahun. “Anak-anak semakin semangat belajar dan kemampuan bahasa Inggris mereka meningkat,” tambahnya.

Sehingga, menurut Jumiati, worksop  sesi pertama dikhususkan untuk siswa kelas X. Tujuannya untuk membekali mereka yang ingin mengikuti pertukaran pelajar dengan salah satu SMA di luar negeri selama satu tahun. Sebagai pemateri workshop adalah Shannon, perwakilan dari Lembaga Bina Antar Budaya, dan  seorang pelajar asal Amerika Serikat bernama Aurelia. Dari paparan yang disampaikan menunjukkan kesempatan ini sesuai untuk mereka yang duduk di kelas X. Apalagi program ini mulai dibuka awal tahun depan. “Siapapun yang terpilih berarti berangkatnya pada saat mereka kelas XII,” jelas Jumiati.

Sementara dua sesi workshop berikutnya cukup berbeda sasarannya. Kehadiran alumni lulusan UM Muhammad Mustofa ini menjadi magnit bagi siswa kelas XI dan XII. Terutama saat di berbagi pengalamannya mendapatkan beasiswa pertukaran mahasiswa di Saga University Jepang. Sekaligus,  diperkuat dengan pengalaman Shannon mendapatkan beasiswa di tiga negara berbeda yaitu Belgia, India, dan Indonesia.

Sebagai rangkaian dari IEW, mereka yang tertarik dalam mempraktekkan kemampuan bahasa Inggrisnya  diajak mengunjungi American Corner di kampus 3 UMM. Kesempatan untuk merasakan susasana Amerika perlu mereka rasakan agar peluang untuk kuliah di luar negeri semakin terbuka. Sebagai pamungkas, IEW ditutup dengan kegiatan movie screening, yaitu sebuah film yang menceritakan bahwa bahasa dan budaya bisa dipelajari oleh siapa saja. “Sekolah mengharapkan setelah kegiatan ini anak-anak lebih terbuka wawasannya dan ada diantaranya mendapatkan kesempatan pertukaran pelajar atau kuliah di luar negeri. (vic)