Rela Tinggalkan Kendaraan Pribadi Demi UNBK

Pelaksaan Ujian nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama cukup menegangkan bagi beberapa siswa SMA Laboratorium UM (1/4). Pasalnya tiga orang siswa yaitu Adam XII IPS 3, Kafa XII IPS 3, dan Ryco XII IPS 2 terjebak macet sehingga belum tiba di sekolah pada waktu yang telah ditentukan. Mereka bertiga sampai akhirnya meninggalkan kendaraan pribadinya di tengah kemacetan yaitu di Jalan Basuki Rahmad, di area dekat kantor Bank BCA, dan di sekitar SMP Negeri 8, kemudian berlari menuju sekolah demi bisa mengikuti UNBK on time.

Usaha ketiga siswa tersebut agar tetap mengikuti UNBK patut diapresiasi. Mereka saking takutnya terlambat ikut ujian sampai merelakan motornya parkir jauh dari sekolah kemudian berlari menuju ke sekolah. “Itu luar biasa karakter mereka,” jelas Wakasek Kurikulum Deddy Setiawan, M.Pd. Dikatakannya hari pertama UNBK bertepatan dengan pelaksanaan upacara memperingati Hari Jadi Kota Malang yang Ke 105 Upacara diikuti oleh seluruh siswa siswi SMP dan SMA kelas X dan XI se-kota Malang di Stadion Gajayana sehingga menimbulkan kemacetan di beberapa titik. “Kemacetan terjadi mulai dari perempatan Jalan Basuki Rahmad, pertigaan Jalan Kawi hingga pertigaan Jalan Ijen,” ungkapnya.

Sebenarnya pihak sekolah mengantisipasi keterlambatan siswa saat UNBK dengan diadakannya Istighosah bersama selama satu jam sebelum UNBK dimulai. Harapannya siswa bisa berada di sekolah lebih awal. Kegiatan istighosah ini juga merupakan ikhtiar batin seluruh pihak sekolah demi kesuksesan dan kelancaran UNBK serta untuk membangun ketenangan siswa sebelum menghadapi soal-soal yang diujikan. “Selama ini tidak ada istighosah saat UNBK, baru kali ini saja dan itu bagus karena persiapan akademik mereka sudah di rumah yaitu belajar, kemudian di sekolah tinggal persiapan mental dengan cara sholat dhuha dan istighosah ini,” tambahnya.

Istighosah dipimpin oleh Ustad Dedi dan didampingi oleh Ustadzah Solicha. Istighosah dilakukan setiap hari selama UNBK baik sesi pertama maupun sesi kedua dan dilaksanakan di mushola sekolah serta diikuti oleh seluruh siswa yang beragama Islam. Sebelum istighosah dimulai seluruh siswa juga mengerjakan sholat dhuha terlebih dahulu. Untuk ujian sesi kedua pun usai ujian selesai para siswa tak langsung pulang melainkan menunaikan sholat dhuhur berjamaah terlebih dahulu. (ais/vic)