Reward, Amunisi Ampuh dalam Ujian Praktik

Sejumlah 262 siswa kelas XII mengikuti ujian praktik yang dilaksanakan tanggal 13 hingga 18 Januari 2020 (18/1). Terdapat enam mata pelajaran umum, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Pendidikan Agama, PJOK, Seni, dan Prakarya dan Kewirausahaan (PDK). Sementara pelajaran  Biologi, Fisika, dan Kimia khusus untuk jurusan IPA. Pada event ujian praktik kali ini sekolah memberikan Reward pada hasil karya terbaik untuk dua mata pelajaran terpilih, yakni PDK dan Seni. “Kami memberikan Reward bagi karya terbaik Seni dan PDK, hasil karya akan dipajang di sekolah,” ungkap Wakasek Kurikulum Deddy Setiawan M.Pd.

Dengan mengangkat tema Membuat Bunga Berbahan Dasar Limbah untuk PDK dan membuat poster pada mata pelajaran Seni. “Siswa belajar lebih peka dengan kondisi lingkungan saat ini yang mengalami pencemaran akibat limbah, terutama limbah anorganik. Salah satunya bencana banjir yang akhir-akhir ini banyak diberitakan di media,” tambah Deddy.

Menurutnya, reward ini ternyata mampu memompa semangat siswa, terbukti karya yang dihasilkan jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. “Siswa lebih berani untuk berekspresi dan bereksperimen,” tambah Deddy. Bahan bunga pada karya PDK sangatlah beragam, mulai dari limbah sedotan, kantong plastik, gelas plastik, cup kue, dan masih banyak lagi. Karya posterpun tak kalah bagusnya, siswa membuat desain yang beraneka ragam hingga membuat pengawas takjub saat melihat proses mewarnai berlangsung. Berbagai tema diangkat dalam pesan poster, pesan moralpun tak luput dari perhatian. Mulai dari tema lingkungan, sosial, bahkan politik. Ini menggambarkan wawasan dan kreativitas individu yang original.

Rosdiana Amini, M. Pd selaku Kepala Sekolah dengan bangga memberikan Reward kepada Luqyana Cinantya Pramadita kelas XII IPS-1, sebagai pemenang terbaik kerajinan bunga dan Azzuhra Azarine Ghaitsa P Kelas XII IPA-2 pemenang terbaik poster.  Luqyana menuturkan, bahwa ia berusaha mempersiapkan jauh-jauh hari dengan cara mencoba mempraktikannya di rumah. Lain halnya dengan Azzuhra, selain memiliki bakat dari ibunya, dukungan orang tua sangat menentukan untuk keberhasilannya. “Ibu sangat mendukung saya dan memberi masukan ketika saya berlatih di rumah,” ucap Azzuhra.

Bertemakan STOP PLASTIC USE, menghimbau generasi muda untuk mengurangi penggunan produk kemasan berbahan plastik. Sedangkan hadiah lomba akan dia gunakan persiapan kuliah di jurusan Teknik Kimia yang dicita-citakan.(rna/tia/vic).