Seratus Persen Siswa Ikuti EHB-BKS

Evaluasi Hasil Belajar Berbasis Komputer dan Smartphone (EHB-BKS) di SMA Laboratorium UM diikuti 257 siswa kelas XII secara moda daring dari sekolah dan 61 luring dari rumah (29/3). Artinya, sampai hari terakhir tercatat seratus persen siswa mengikuti ujian yang diprakarsai Dinas Pendidikan Jawa Timur. “Ujian yang berlangsung dalam 3 sesi ini bertujuan untuk memetakan kualitas pendidikan, mempersiapkan siswa mengikuti UTBK serta mengenalkan soal AKM,” ungkap Kepala Sekolah Rosdiana Amini, M.Pd.

Lebih jauh Rosdiana menekankan pengawasan ujian dari sekolah maupun dari rumah selalu dipantau sehingga aspek kejujuran siswa tetap diutamakan. Termasuk penerapan protokol kesehatan tetap dijaga. ”SMA Laboratorium UM tetap tangguh memfasilitasi siswa yang mengikuti ujian di sekolah dan daring dari rumah,” tambahnya.

Sementara itu, Waka Kurikulum Deddy Setiawan, M.Pd mengatakan berbagai sarana disiapkan seperti internet dengan kecepatan 200 mbps, genset yang selalu standby, dan aroma terapi elektrik untuk kenyamanan peserta. Protokol kesehatanpun dijalankan mulai dari garda depan. Diantaranya pengecekan suhu tubuh, penyemprotan hand-sanitizer, pemberian masker medis dan sarung tangan tiap kali siswa hadir. Sekolah juga menyiapkan tim yang sigap membersihkan ruangan dan perangkat komputer di 5 ruang ujian yang berkapasitas 10-13 siswa setiap selesai digunakan untuk menjaga sterilisasi. “Kegiatan ini selalu dikawal oleh Tim Satgas Penanganan Covid-19   dari  Babinsa, Pelda M. Hafid dan Serda Gunawan, serta dari Bhabinkamtibnas, Aipda Rudi Harmoko,” jelas Deddy.

Di tempat terpisah, Rona (XII MIPA 3) mengungkapkan bahwa selain koneksi internet yang stabil, sekolah sangat mematuhi protokol kesehatan. Yaitu pemberian sarung tangan, ruang tunggu yang nyaman, dan guru yang sigap mengingatkan jika ada siswa yang bergerombol ataupun melepas masker. Terkait dengan model soal, Gusti Linggan (XII ICP) mengatakan ada 5 bentuk soal dalam bentuk AKM, yaitu, pilihan ganda tunggal, uraian singkat, menjodohkan, benar atau salah, serta pilihan ganda kompleks. “Soal AKM melatih kemampuan saya bernalar,” kenangnya. (aris/sri/fia/vic)