Siapkan Generasi Z Menjadi Pribadi Tangguh

SMA Laboratorium UM sangat serius menyiapkan siswanya dalam menghadapi tantangan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan menggelar seminar remaja untuk siswa kelas X dan XI di aula FIS UM lantai 7 (4/2). “Kita menghadirkan para pembicara yang masih muda,” ujar Kepala Sekolah Rosdiana Amini, M.Pd. Menurutnya, kegiatan yang pertama kali digelar ini para siswa mendapatkan informasi tentang pergaulan yang sehat dan kewirausahaan. Penyampaian yang berbeda oleh tiga pembicara handal membuat siswa bersemangat mengikuti seminar ini hingga usai. “Kalian harus berjuang sungguh-sungguh, pantang menyerah dan dapat mengambil manfaat kegiatan ini untuk kehidupan berikutnya,” pesan Rosdiana dalam sambutannya.

Pemateri pertama Hesti Rosa Wulansari memaparkan ciri-ciri anak zaman milenial hingga memperkenalkan industri 4.0, dimana manusia telah dirubah menjadi sistem. Dengan usianya yang masih terbilang muda, Rosa berhasil mengajak seluruh siswa atau para generasi z untuk tidak hidup secara instan. “Bekerja harus dari nol, tidak boleh instan,” ungkap Rosa yang saat ini menjabat sebagai sales exsecutive di the Balava Hotel.

Tak kalah menariknya materi “Memilih Pergaulan yang Sehat di Kalangan Remaja” oleh I Wayan Kartika mampu menggugah hati seluruh siswa. Penyampaian materi diselingi video yang epik ini membuat siswa tidak bosan akan materi kedua ini. Dia berbagi kisah tentang hidupnya, dari hanya berjualan keripik saat kelas 3 SMA hingga menjadi sukses seperti sekarang ini. Jutaan motivasi telah dilontarkan hingga tak sedikit siswa yang berlinang air mata. “Hati dan karakter sampai kapanpun tidak bisa mengalahkan mesin, karakter tidak bisa dibeli, karakter dibentuk dari kehidupan sehari-hari”, tuturnya.

Sementara suasana heboh dipenuhi gelak tawa menjadi suasana pada saat pembicara terakhir memberikan materinya. Bertajuk Meningkatkan Minat Berwirausaha, Risa Fauzi Shafar, S.Pd. CH., C.Ht. berhasil membuat seluruh siswa tidak beranjak dari tempat duduknya. Dalam penjelasannya, Risa menjelaskan tipe pebisnis dimulai dari niat seseorang, fakta dunia berbisnis, dan ciri bisnis yang baik. Dia juga memaparkan bahwa hal yang terpenting adalah proses. “Proses itu melelahkan, tapi value-nya yang membuat sukses. Jadi temukanlah passion kalian,” tambah Risa.

“Kegiatan seminar ini sangat menarik sehingga tidak membuat kami bosan,” tulis salah satu siswa di lembar evaluasi yang diberikan oleh panitia. Bahkan ada siswa yang menulis ingin diadakan seminar lagi. “Kami ingin ada seminar semacam ini, tentunya dengan pemateri lain yang berbeda,” tulisnya. (dev/vic)