Studi Banding ke Mataram

Kegiatan studi banding OSIS, MPK, dan Dewan Keamanan (DK) merupakan agenda rutin 2 tahunan di kepengurusan Organisasi siswa SMA Laboratorium UM. Tahun ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Mataram Nusa Tenggara Barat, diikuti oleh 33 peserta yang terdiri dari 11 pengurus OSIS, 10 pengurus MPK dan 3 Anggota DK serta 8 pendamping dari Bapak dan Ibu guru termasuk Kepala Sekolah dan para Wakil Kepala Sekolah (8/9).

SMA Negeri 1 Mataram merupakan salah satu SMA terbaik yang ada di Propinsi Nusa Tenggara Barat. Sekolah ini berdiri sejak tahun 1957. Selama kurang lebih dua jam rombongan SMA LAB mengunjungi SMAN 1 Mataram. Sambutan hangat dari guru serta pengurus OSIS/MPK SMAN 1 Mataram membuat rombongan merasa sangat nyaman. Acara dikemas secara santai tidak formal sehingga kita serasa berada di sekolah kita sendiri.

Rombongan dibagi menjadi dua, Manajeman Sekolah (Kepala Sekolah beserta para wakil Kepala sekolah) melakukan pertemuan dan perbincangan di ruang Kepala Sekolah yang membahas tentang manajemen sekolah, sedangkan para pengurus OSIS, MPK dan DK berada di Aula untuk bertukar pengalaman tentang OSIS dan MPK di masing-masing sekolah. Banyak hal yang dapat dipelajari dari SMAN 1 Mataram. “Kedisplinan serta ketaatan mereka dalam agama patut diacungi jempol,” ungkap Florencia Gullo, ketua OSIS SMA laboratorium UM. Pasalnya siswa SMAN 1 Mataram juga sangat aktif, baik dalam pelajaran maupun organisasi. Selain menjadi pusat pembelajaran, sekolah ini juga menjadi tempat pengembangan diri bagi para peserta didik. Terbukti pada terdapatnya tiga puluh ekstrakulikuler di SMAN 1 Mataram yang aktif hingga sekarang.

Selain itu, para rombongan SMA LAB belajar banyak tentang keorganisasian yang terdapat di SMAN 1 Mataram. “Mereka mempunyai tempat rapat OSIS yang cukup nyaman. Selain itu, keorganisasian baik OSIS maupun MPK sangat tertata dengan baik” tambah Florencia. Peserta didik yang dapat bergabung dalam OSIS ataupun MPK merupakan peserta didik  pilihan guru, sehingga mereka mengemban tugas dari awal hingga akhir jabatan. Maka dari itu, sekolah mempercayakan seluruh kegiatan kepada OSIS/MPK sesuai dengan alur atau prosedur yang ada. Terlihat dari padatnya jadwal acara yang besar hingga acara untuk alumni.

Pelajaran yang sangat berharga yang didapat selama studi banding ini adalah sikap rendah hati yang diajarkan para pengajar di SMA Negeri 1 Mataram kepada peserta didiknya sehingga peserta didik SMA Negeri 1 Mataram sangat rendah hati (low profile) meskipun mereka mempunyai segudang prestasi yang telah mereka dapatkan.

Selain melakukan studi banding ke SMA Negeri 1 Mataram, rombonngan juga mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada diantaranya pantai tanjung Aan, Pantai Seger, Gili Trawangan, Gili Meno, Rumah adat Suku Sasak Ende, pusat kerajinan kain tenun Sasak dan beberapa galeri kerajinan mutiara yang ada di kota Mataram.