Ujian IGCSE: Siapkan Siswa Hadapi Ketatnya Persaingan Global

Kemampuan berbahasa Inggris siswa kelas XI International Class Program (ICP) diuji pada the International General Certificate of Secondary Education (IGCSE) Cambridge (10/5). Ujian ini diselenggarakan bekerja sama dengan Sekolah Bina Bangsa. “Siswa harus menjalani 5 tahapan ujian dengan hari dan waktu yang berbeda” ujar Wakasek Kurikulum Deddy Setiawan, M.Pd.

Dijelaskan ujian berlangsung dalam beberapa tahap yaitu mulai 11 April hingga 10 Mei 2019. Mata pelajaran yang diujikan meliputi  English as a Second Language (ESL) dan Mathematics. Selama proses berlangsung, siswa harus menggunakan bahasa Inggris seoptimal mungkin. Kemandirian benar-benar diterapkan selama ujian, apalagi mereka berada dalam ruang yang berbeda. Sebelum ujian, mereka diisolasi pada lokasi yang  terpisah dan dikumpulkan di ruang perpustakaan bersama tim penguji untuk  mendapat masukan tentang materi yang diujikan. ”Ujian ini menjadi bagian akhir kurikulum Cambridge mereka,” tambah Deddy.

Kemudian guna menyiapkan ujian internasional ini, para peserta ujian telah mengikuti pembelajaran intensif selama satu semester.  Selain itu, sekolah juga mengadakan try out. “Pelaksanaan try out merupakan proses pengayaan bagi siswa agar mereka mendapatkan gambaran pelaksanaan ujian IGCSE,” jelasnya.

Lebih jauh, Deddy mengungkapkan bahwa nilai berapapun yang diperoleh peserta ujian IGCSE, mereka tetap memperoleh sertifikat. Rentang nilai tersebut dalam bentuk alphabet A*, A, B, C, D, E, F, G, U (ungrade). Namun demikian, siswa diharapkan mampu meraih nilai tinggi. “Dua siswa kami sebelumnya mendapatkan nilai A pada pelajaran matematika,” jelasnya.

Syasya, salah satu siswa kelas XI ICP, menuturkan suasana ujian diawasi dengan ketat tapi tetap ramah telah membuatnya semakin fokus. Sedangkan saat menjalani ujian Speaking, kelancaran berbicara juga dinilai. Dia menyadari belum maksimal dalam praktik berbicara bahasa Inggris. Padahal saat menjawab pertanyaan ujian  tidak boleh keceplosan bahasa Indonesia.

Sementara itu Nafis menyampaikan bahwa kiat-kiat dalam mengerjakan soal Mathematics yang telah dilatihkan oleh para guru di kelas sangat membantunya menyelesaikan soal-soal Cambridge. “Saya senang dan tidak salah pilih berada di kelas ICP karena saya bercita-cita kuliah di luar negeri,”

Pada tahun ajaran mendatang, Deddy merencanakan akan mempersiapkan kelas ICP untuk mengikuti ujian IGCSE mata pelajaran IPA seperti Fisika, Biologi dan Kimia. Siswa kelas XII masih mendapat tambahan bahasa Inggris berupa persiapan tes TOEFL atau IELTS. Program ini sangat penting untuk menyiapkan siswa menghadapi ketatnya persaingan global. (sri/vic)