WINTER CAMP GUILIN CHINA

Pada tanggal 22 Desember 2014, 13 orang peserta dan 3 orang guru pendamping meninggalkan kota Malang untuk menuju Kuala Lumpur. Nah, selama di Kuala Lumpur peserta mulai merasakan betapa pentingnya belajar bahasa Inggris dan Mandarin. Keesokan harinya peserta melanjutkan perjalan udara 5 jam dan mendarat di bandara Guilin dengan selamat.

Guanxi Normal University, yang disebut dengan GXNU merupakan tempat yang dituju. GXNU memiliki tiga perkuliahan dan asrama, yang pertama berada di Yucai, merupakan tempat tinggal  peserta; kedua adalah Wangcheng, daerah perkuliahan dan juga tempat wisata; dan yang ketiga adalah daerah perkuliahan yang di Yanshan.

bermain hulusi

bermain hulusi

Selama kegiatan Winter Camp ini peserta belajar bahasa Mandarin. Selain sebagai salah satu bahassa dengan pengguna terbesar di dunia, bahasa ini juga disebut dengan bahasa perdagangan karena sering digunakan untuk komunikasi bisnis.

Tidak sempurna rasanya mempelajari bahasa Mandarin tanpa mempelajari budayanya. Bergam budaya diperkenalkan dan diajarkan selama mengikuti program Winter Camp atara lain Chines Painting, dimana peserta diajarkan menggambar dengan sentuhan seni China. Kemudian, Wushu Tionghoa serta alat musik tradisional China, Hulusi.

Winter Camp diakhiri dengan unjuk budaya melalui pentas seni yang menampilkan ragam budaya dari berbagai negara yang diadakan setiap tahunnya. Sebagai puncak acara, ‘all artists’ dari SMA Lab UM menyanyikan lagu Mandarin dengan diikuti para penonton.