SMA Laboratorium UM Siap E-Rapor

Penerapan rapor elektronik (e-rapor) pada semua jenjang sekolah dasar dan menengah ditargetkan rampung pada tahun 2024. Merespon hal ini, SMA Laboratorium UM menggelar Workshop Peningkatan Profesionalisme Guru melalui Pelatihan E-Rapor pada hari Sabtu (19/6) dan Senin (21/6). Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan penilaian melalui Aplikasi E-Rapor SMA Versi 2018.e. “Penilaian yang telah dilakukan selama ini akan lebih mudah bila menggunakan E-Rapor”, ungkap Rosdiana Amini, M.Pd., Kepala SMA Laboratorium UM.

Dalam kesempatan ini, Dra. Sri Kaeni, M.Pd, Pengawas Pembina SMA, menegaskan bahwa kebijakan pemerintah mewajibkan penggunaan E-Rapor pada semua jenjang pendidikan sudah ada dasar hukumnya yaitu di Permen No. 66 tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan, dan ini merupakan pelaksanaan Kurikulum 2013. Lebih jauh aplikasi E-Rapor juga menjabarkan penilaian yang tidak berupa angka saja, deskripsi dari keempat aspek penilaian yang meliputi nilai spiritual, sosial, pengetahuan dan keterampilan juga tetap disajikan.

Sementara itu, narasumber workshop E-rapor, Yoyok Indrawanto, S.Pd, S.Kom., Master of E-Rapor SMA Negeri 9 Malang, memaparkan bahwa penggunaan E-Rapor akan sangat membantu dewan guru dalam melakukan penilaian terhadap peserta didik. Aplikasi ini telah menyediakan semua format dan bentuk penilaian sampai dengan pelaporan (cetak rapor) yang telah sesuai dengan peraturan pemerintah. Arsip tentang penilaian juga akan terekam aman di dalam server dan kecil kemungkinan data tersebut hilang.

Rapor online atau E-rapor merupakan hal baru dalam dunia pendidikan sehingga tata cara pengisiannya perlu disosialisasikan. “Guru sudah harus merencanakan penilaian, sehingga dimohon berhati-hati dalam melakukan penilaian, karena bila sudah menggunakan E-raport tidak boleh ada kesalahan”, pungkas Deddy Setiawan, M.Pd., Waka Kurikulum. (gun/sri)