STOP NARKOBA, GELAR TES URINE

 


Mengawali tahun baru 2017 sebanyak 980 siswa, guru, dan karyawan SMA Laboratorium UM melakukan tes urine sebagai upaya preventif menanggulangi peredaran dan penggunaan Narkoba (9/1). Kegiatan yang dilaksanakan secara mendadak dan tanpa pemberitahuan kepada warga sekolah ini diserahkan kepada BNN di bawah pengawasan Polresta Malang. “Kami melakukan tes urine  setelah liburan akhir tahun untuk mendeteksi dini apakah ada warga sekolah yang menggunakan narkoba,” ujar kepala sekolah Rosdiana Amini, M.Pd.

Upaya melawan narkoba sudah diantisipasi sejak proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Calon peserta didik baru yang dinyatakan diterima harus membuat surat pernyataan bebas narkoba. “Alhamdulillah sampai tahun ketiga pelaksanaan tes urine ini siswa kita dinyatakan negatif,” ungkap Rosdiana sesaat setelah mendengar keterangan pihak BNN bahwa SMA Laboratorium bebas Narkoba.

Kepala BNN Kota Malang, AKBP Bambang Sugiharto menyempatkan datang ke SMA Laboratorium untuk melihat langsung kegiatan tes urine. Bambang mengapresiasi pihak sekolah atas tanggung jawab dan peran serta masyarakat di lingkungan pendidikan. “Tes urine menjadi sarana paling ampuh menekan peredaran narkoba secara tidak langsung,” ujar Bambang di tengah-tengah wartawan media cetak dan elektronika.

Keberhasilan sekolah bebas narkoba tidak lepas dari kerja keras Dewan Keamanan (DK). Inisiatif terbentuknya DK berasal dari siswa yang ingin membantu dan menertibkan kegiatan teman-temannya. “Tugas mereka tidak menindak tetapi hanya mengumpulkan data. Team Tata Tertib dari guru yang tergabung dalam Kesiswaan bakal menindaklanjuti,” ungkap Waka Kesiswaan Mochammad Khabib Shaleh, S.Pd. Pada tahun ketiga ini DK sudah merekap semua data siswa yang berhasil mereka amati untuk dilaporkaan kepada kepala sekolah. (vcy*)